18 Soal Pilihan Ganda + Jawabannya Biologi Kelas 11 Bab 3 Jaringan Tumbuhan

18 Soal Pilihan Ganda + Jawabannya Biologi Kelas 11 Bab 3 Jaringan Tumbuhan - Berikut ini adalah Soal Pilihan Ganda lengkap dengan jawabannya mata pelajaran Biologi kelas XI SMA/MA Bab 3 tentang Jaringan Tumbuhan yang dikumpulkan dari Modul PJJ mata pelajaran Biologi kelas XI SMA. Silahkan dibaca dan dipelajari, semoga bermanfaat. Jangan lupa berbagi kepada yang lainnya.

Biologi Kelas 11 Bab 3 Jaringan Tumbuhan membahas tiga pembelajaran:

  • Pertama: Jaringan Marisetem
  • Kedua: Jaringan Permanen
  • Ketiga: Organ tumbuhan

Soal Pilihan Ganda Biologi Kelas 11 Bab 3 Jaringan Tumbuhan

Jawablah soal-soal berikut ini dengan memilih huruf A, B, C, D, atau E pada jawaban yang benar dan tepat!

1. Berikut ini adalah modifikasi dari sel-sel epidermis, kecuali ….

A. spina

B. sel kipas

C. sel kersik

D. felogen

E. velamen

Jawaban: D

Pembahasan:

Di antara pilihan jawaban, yang bukan modifikasi dari sel-sel epidermis adalah felogen. Felogen atau kambium gabus adalah jaringan kambium yang membentuk lapisan periderm (pelindung).

Jaringan ini terdapat di bagian bawah epidermis batang dan akar yang sudah tua. Aktivitas kambium gabus ke arah luar akan membentuk felem (lapisan gabus) dan ke arah dalam akan membentuk feloderm (korteks sekunder). Sementara itu, spina, sel kipas, sel kersik, dan velamen merupakan hasil modifikasi dari sel-sel epidermis.

2. Pernyataan yang salah tentang kelenjar garam adalah ....

A. terdapat pada tumbuhan yang hidup di lingkungan berkadar garam tinggi

B. berfungsi mensekresikan kelebihan garam

C. merupakan jaringan sekretoris endogen

D. berfungsi menjaga tekanan osmotik tubuh agar tetap stabil

E. berasal dari jaringan epidermis

Jawaban: C

Pembahasan:

Kelenjar garam merupakan jaringan sekretoris yang bersifat eksogen, karena mensekresikan zat berupa garam keluar tubuh. Kelenjar ini berasal dari jaringan epidermis pada tumbuhan yang hidup di

lingkungan berkadar garam tinggi. Adanya kelenjar garam menyebabkan tekanan osmotik di dalam tubuh tumbuhan tetap stabil.

3. Pernyataan yang salah tentang sel kipas atau bulliform adalah ....

A. sel tersusun seperti kipas

B. terdapat pada epidermis atas daun rumput-rumputan

C. sel memiliki vakuola berukuran besar

D. berfungsi untuk menggulung daun sehingga mengurangi penguapan

E. dapat melakukan fotosintesis

Jawaban: E

Pembahasan:

Sel kipas atau bulliform adalah salah satu bentuk modi_ kasi dari selsel epidermis. Sel kipas terdapat pada epidermis atau daun rumputrumputan. Fungsi dari sel kipas adalah membantu mengurangi penguapan dengan cara menggulung daun. Di dalam sel kipas, terdapat vakuola berukuran besar yang berisi air. Pada saat lingkungan panas, air di dalam vakuola akan berkurang dan sel akan mengerut. Akibatnya, daun akan menggulung dan mengurangi penguapan lebih lanjut. Sel kipas tidak dapat melakukan fotosintesis, karena sel-selnya tidak mengandung kloroplas

4. Tipe jaringan pengangkut pada batang Pteridophyta adalah....

A. amfivasal

B. kolateral

C. bikolateral

D. amfikribal

E. radial

Jawaban: D

Pembahasan:

Pteridophyta atau tumbuhan paku memiliki jaringan pengangkut bertipe amfikribal. Hal ini dikarenakan letak xilem berada di tengah dan floem mengelilingi xilem. Sementara itu, tipe amfivasal adalah kebalikan dari tipe am_ kribal, yaitu _ oem berada di tengah dan xilem mengelilingi floem. Tipe ini terdapat pada rhizoma dari Acorus sp

5. Tanaman Boehmeria sp. dapat dimanfaatkan untuk membuat serat kain. Serat tersebut merupakan ....

A. jaringan mesofil

B. jaringan parenkim

C. jaringan pengangkut

D. sel batu

E. serabut sklerenkim

Jawaban: E

Pembahasan:

Tanaman Boehmeria sp. dikenal sebagai tanaman rami. Tanaman ini merupakan jenis tanaman yang serat-serat batangnya dapat dimanfaatkan untuk pembuatan karung atau campuran bahan kain. Serat-serat pada tanaman ini sebenarnya adalah serabut sklerenkim.

Pada tanaman rami, serabut sklerenkim yang dimanfaatkan adalah serat ekstraxiler, yaitu serat atau serabut yang terdapat di luar sistem jaringan xilem.

6. Pernyataan yang salah tentang kelenjar garam adalah ....

A. terdapat pada tumbuhan yang hidup di lingkungan berkadar garam tinggi

B. berfungsi mensekresikan kelebihan garam

C. merupakan jaringan sekretoris endogen

D. berfungsi menjaga tekanan osmotik tubuh agar tetap stabil

E. berasal dari jaringan epidermis

Jawaban: C

Pembahasan:

Kelenjar garam merupakan jaringan sekretoris yang bersifat eksogen, karena mensekresikan zat berupa garam keluar tubuh. Kelenjar ini berasal dari jaringan epidermis pada tumbuhan yang hidup di lingkungan berkadar garam tinggi. Adanya kelenjar garam menyebabkan tekanan osmotik di dalam tubuh tumbuhan tetap stabil.

7. Pernyataan berikut ini yang benar mengenai parenkim penimbun adalah ....

A. memiliki dinding sel yang tebal

B. vakuola berukuran kecil dan banyak

C. sel-selnya tersusun rapat satu sama lain

D. sel-selnya kaya dengan cadangan makanan seperti gula, tepung, lemak, dan protein

E. tidak ditemukan di organ batang

Jawaban: D

Pembahasan:

Parenkim penimbun dapat ditemukan pada berbagai organ seperti empulur batang dan akar, umbi, akar rimpang, serta biji. Seperti halnya sel-sel parenkim secara umum, parenkim penimbun juga memiliki vakuola berukuran besar yang berisi cadangan makanan seperti gula, tepung, lemak, dan protein. Sel-sel parenkim penimbun tersusun kurang rapat, sehingga memiliki ruang antarsel. Sel-sel ini juga memiliki dinding sel yang tipis. 

8. Batang muda tanaman herbaceous tampak berwarna hijau. Hal tersebut dikarenakan adanya jaringan ....

A. mesofil

B. klorenkim

C. kolenkim

D. sklerenkim

E. lentisel

Jawaban: B

Pembahasan:

Tanaman herbaceous adalah jenis tanaman yang batangnya lunak, mengandung air, tidak berkayu, dan berwarna hijau. Contoh dari tanaman ini adalah bayam dan kangkung. Warna hijau pada batang muda tanaman herbaceous dikarenakan adanya jaringan parenkim yang mengandung klorofil atau disebut juga klorenkim

9. Berikut ini adalah ciri-ciri jaringan pada tumbuhan.

1. Sel memiliki vakuola yang sangat kecil.

2. Susunan sel sangat rapat.

3. Memiliki ruang antarsel.

4. Inti sel berukuran besar.

5. Sel mengandung sedikit protoplasma.

Ciri-ciri jaringan meristem ditunjukkan oleh nomor .…

A. 3, 4, dan 5

B. 1, 3, dan 4

C. 2, 3, dan 4

D. 1, 2, dan 4

E. 2, 4, dan 5

Jawaban: D

Pembahasan:

Ciri-ciri jaringan meristem adalah sebagai berikut.

  1. Disusun oleh sel-sel muda yang aktif membelah dan berukuran kecil.
  2. Sel-selnya tersusun rapat satu sama lain, sehingga tidak memiliki ruang antarsel.
  3. Bentuk selnya bulat, lonjong, poligonal, kuboid, atau prismatik, dengan dinding selyang tipis. Akan tetapi, ada pula sel-sel tertentu yang berdinding tebal.
  4. Sel-selnya memiliki banyak protoplasma yang memenuhi isi sel.
  5. Sel-selnya memiliki satu atau dua inti sel yang berukuran besar.
  6. Vakuola selnya sangat kecil atau tidak ada sama sekali, dengan plastida yang belum matang atau berupa proplastida.
  7. Sel-selnya belum mengalami diferensiasi atau spesialisasi dalam mendukung fungsi tertentu pada tumbuhan.
  8. Pada umumnya, sel-selnya tidak mengandung zat makanan dan tidak berfungsi sebagai jaringan penyimpan makanan.

Jadi, ciri-ciri jaringan meristem ditunjukkan oleh nomor 1, 2, dan 4.

10. Bagian yang berperan dalam pertumbuhan dan diferensiasi ujung batang, ujung lateral, dan ujung akar adalah....

A. meristem lateral

B. meristem interkalar

C. promeristem

D. meristem sekunder

E. meristem apikal

Jawaban: E

Pembahasan:

Meristem apikal adalah meristem yang terletak di ujung batang utama, ujung lateral, dan ujung akar. Pertumbuhan meristem apikal menyebabkan pertambahan panjang (tinggi) pada tumbuhan, baik ke arah atas pada apikal batang maupun ke arah bawah pada apikal akar

11. Struktur anatomi batang monokotil dan dikotil berbeda dalam hal-hal berikut, kecuali ....

A. letak epidermis

B. letak korteks

C. letak jaringan pengangkut

D. struktur jaringan dasar

E. struktur empulur

Jawaban: A

Pembahasan:

1. Letak korteks: pada batang monokotil, letak korteks tidak jelas karena tidak dapat dibedakan dengan empulur. Sementara itu, pada batang dikotil letaknya jelas, yaitu di antara epidermis dan silinder pusat (stele).

2. Letak jaringan pengangkut: pada batang monokotil, letak jaringan pengangkutnya tersebar, sehingga daerah korteks dan daerah silinder pusat sulit dibedakan.

3. Sementara itu, pada batang dikotil, letak jaringan pengangkutnya teratur, sehingga daerah korteks dan silinder pusat mudah dibedakan.

4. Struktur jaringan dasar: jaringan dasar pada batang monokotil tidak dapat dibedakan menjadi korteks dan empulur. Sementara itu, pada batang dikotil, dapat dibedakan menjadi korteks dan empulur.

5. Struktur empulur: pada batang monokotil, empulur meluas hingga akar dan batang, serta diapit oleh xilem dan _ oem secara berselang-seling. Sementara itu, pada batang dikotil, empulur terletak di pusat batang dan ditemukan pada batang yang masih muda atau tanaman tidak berkayu.

Jadi, struktur anatomi batang monokotil dan dikotil tidak berbeda dalam hal letak epidermis, yaitu sama-sama di bagian terluar dari batang

12. Berikut ini yang bukan ciri-ciri batang dikotil adalah....

A. batang bercabang-cabang

B. letak jaringan pengangkutnya teratur

C. memiliki meristem lateral

D. bagian korteks dan silinder pusat dapat dibedakan

E. jaringan pengangkutnya dikelilingi oleh seludang berkas pengangkutpengangkut

Jawaban: E

Pembahasan:

Batang dikotil memiliki ciri-ciri sebagai berikut.

  1. Batang bercabang-cabang dan tidak beruas-ruas.
  2. jaringan pengangkutnya membentuk lingkaran konsentris.
  3. Mengalami pertumbuhan membesar karena aktivitas dari meristem lateral (kambium).
  4. Bagian korteks dan silinder pusat dapat dibedakan dengan jelas.
  5. Empulur terletak di tengah-tengah batang
  6. Memiliki tipe jaringan pengangkut kolateral terbuka

Jadi, yang bukan ciri-ciri batang dikotil adalah adanya seludang berkas pengangkut yang mengelilingi jaringan pengangkut. Ini merupakan ciri-ciri dari batang monokotil.

13. Berikut ini adalah ciri-ciri dari akar monokotil, kecuali ....

A. merupakan akar serabut

B. letak xilem dan floem berselang-seling menurut jari-jari

C. batas antara ujung akar dan kaliptra tidak jelas

D. tidak memiliki kambium

E. terdapat empulur di pusat akar

Jawaban: C

Pembahasan:

Akar monokotil memiliki ciri-ciri sebagai berikut.

  1. Merupakan akar serabut.
  2. Letak xilem dan foem berselang-seling menurut jari-jari.
  3. Tidak memiliki kambium, sehingga tidak mengalami pertumbuhan membesar.
  4. Memiliki empulur yang terletak di pusat akar.
  5. Perisikel terdiri atas beberapa lapis sel berdinding tebal dan hanya berfungsi membentuk akar cabang.
  6. Ujung akar dan kaliptra berbatasan dengan jelas.

Jadi, yang bukan ciri-ciri akar monokotil adalah batas antara ujung akar dan kaliptra tidak jelas. Ciri tersebut dimiliki oleh akar dikotil.

14. Bagian daun yang dapat melakukan proses fotosintesis adalah .…

A. xilem, epidermis, dan foem

B. epidermis, mesofil palisade, dan stomata

C. sel penjaga, epidermis, dan mesofil spons

D. mesofil palisade, mesofil spons, dan sel penjaga

E. xilem, mesofil palisade, dan mesofil spons

Jawaban: D

Pembahasan:

Proses fotosintesis yang berlangsung di daun terutama terjadi pada bagian mesofil daun. Hal ini dikarenakan sel-sel mesofil daun mengandung kloroplas. Pada daun dikotil, mesofil berdiferensiasi menjadi palisade dan spons. Sementara pada daun monokotil, mesofil tidak berdiferensiasi. mesofil palisade memiliki jumlah kloroplas yang lebih banyak dibandingkan dengan mesofil spons. Selain mesofil, fotosintesis juga dapat berlangsung di dalam sel-sel penjaga stomata. Hal ini dikarenakan sel penjaga juga mempunyai kloroplas. Sel-sel penjaga adalah modifikasi dari epidermis daun.

Jadi, bagian daun yang dapat melakukan proses fotosintesis adalah mesofil palisade, mesofil spons, dan sel penjaga. 

15. Perhatikan ciri-ciri daun berikut.

1. Pertulangan daun menjari.

2. Mesofil daun tidak berkembang.

3. Tipe jaringan pengangkut kolateral tertutup.

4. Terdapat palisade dan spons.

5. Tipe daun umumnya isobilateral.

Pernyataan yang benar tentang daun monokotil adalah ....

A. 1, 2, dan 3

B. 1, 3, dan 4

C. 2, 3, dan 4

D. 2, 3, dan 5

E. 3, 4, dan 5

Jawaban: D

Pembahasan:

Ciri-ciri daun monokotil adalah sebagai berikut.

  1. Tipe daun umumnya isobilateral, yaitu struktur permukaan atas dan bawahnya sama, sehingga kecerahan warna di kedua permukaan juga sama
  2. Pertulangan daun sejajar atau melengkung.
  3. Mesofil tidak berdiferensiasi menjadi palisade dan spons.
  4. Tipe jaringan pengangkut kolateral tertutup.

Jadi, pernyataan yang benar tentang daun monokotil adalah 2, 3, dan 5

16. Proses pembentukan serbuk sari berlangsung di dalam .…

A. kepala putik

B. tangkai putik

C. kaliks

D. ruang serbuk sari

E. tangkai sari

Jawaban: D

Pembahasan:

Benang sari terdiri atas tangkai sari dan kepala sari. Di dalam kepala sari, terdapat ruang serbuk sari yang biasanya berjumlah 4 buah. Di dalam ruang inilah berlangsung proses pembentukan serbuk sari melalui pembelahan meiosis

17. Berikut ini adalah bagian-bagian bunga.

1. Mahkota

2. Kelopak

3. Benang sari

4. Putik

Bunga melati disebut bunga lengkap, karena memiliki bagian-bagian ....

A. 1 dan 2 saja

B. 1, 2, dan 3 saja

C. 2 dan 4 saja

D. 2, 3, dan 4 saja

E. 1, 2, 3, dan 4

Jawaban: E

Pembahasan:

Bunga lengkap adalah bunga yang memiliki perhiasan bunga (kelopak dan mahkota bunga), serta memiliki alat-alat reproduksi (benang sari dan putik). Selain itu, pada bunga lengkap juga terdapat dasar bunga dan tangkai bunga. Bunga melati memiliki kelopak, mahkota, benang sari, dan putik. Bagian-bagian tersebut duduk di atas dasar bunga yang ditopang oleh tangkai bunga. Oleh sebab itu, bunga melati dapat dikelompokkan ke dalam bunga lengkap.

Jadi, bagian bunga yang dimiliki oleh bunga melati adalah 1, 2, 3, dan 4.

18. Bagian dari endodermis akar yang mengatur masuknya air dan mineral dari korteks ke stele adalah .…

A. plasmodesma

B. pita Caspary

C. trikoma

D. lentisel

E. sel penerus

Jawaban: E

Pembahasan:

Endodermis akar tersusun atas sel-sel yang mengalami penebalan dari zat gabus (suberin) dan lignin membentuk deretan seperti pita yang disebut pita Caspary. Adanya pita Caspary menyebabkan air dari korteks tidak dapat masuk ke stele. Akan tetapi, pada pita Caspary terdapat beberapa sel yang tidak mengalami penebalan. Sel tersebut dinamakan sel peresap atau sel penerus. Sel-sel inilah yang dapat dilewati oleh air dari korteks ke stele.

Demikian postingan Contoh Soal Pilihan Ganda Biologi Kelas 11 Bab 3 Jaringan Tumbuhan lengkap dengan kunci jawaban dan pembahasannya. Semoga bermanfaat.

Our website uses cookies to enhance your experience.
Accept !
close
X